Kamis, 14 Mei 2026

Berlangsung Khidmat, Prabowo Bacakan Teks Bersejarah bagi Kemerdekaan Indonesia

Penulis : Agnes Valentina Christa
17 Aug 2025 | 11:08 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan RI saat Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, Minggu (17/8/2025). (tangkapan layar youtube).
Presiden Prabowo Subianto membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan RI saat Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, Minggu (17/8/2025). (tangkapan layar youtube).

JAKARTA, investor.id - Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat. Presiden Prabowo Subianto membacakan teks bersejarah yang menandai kemerdekaan Indonesia tersebut dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI, Minggu (17 /8/2025).

Upacara diiawali dengan penyerahan duplikat bendera Merah Putih dan naskah asli teks proklamasi dari Sekretaris Presiden Mayjen TNI Ariyo Windutomo kepada Perwira Paspampres untuk kemudian diberikan kepada Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila di Ruang Kemerdekaan Monas. 

Duplikat bendera Merah Putih dibawa oleh Kirana Ashawidya Baskara, Purna Paskibraka 2024 yang mewakili Provinsi Banten, sementara naskah asli teks proklamasi dibawa oleh Ni Komang Tri Setia, Purna Paskibraka 2024 yang mewakili Provinsi Bali.

ADVERTISEMENT

Kedua pembawa benda bersejarah tersebut menempuh perjalanan menuju Istana Merdeka dengan menaiki Kereta Kencana Garuda Praba Yeksa yang berarti “cahaya yang besar atau cahaya yang terang”.

Iring-iringan tersebut disertai 45 pasukan motoris sebagai simbol tahun proklamasi, 130 drumben taruna akademi TNI, 40 drumben Akademi Kepolisian, 17 pasukan berkuda kawal depan melambangkan tanggal proklamasi, 8 kuda penarik kereta kencana sebagai simbol bulan proklamasi, serta 80 pasukan berkuda kawal belakang yang menandai peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Tidak hanya itu, 76 pasukan yang menggunakan pakaian Nusantara ikut meramaikan kirab, bersama tiga mobil Maung yang membawa Sekretaris Presiden Mayjen TNI Ariyo Windutomo, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Kosasih, dan Kaskogartap I/Jakarta Brigjen TNI Edi Saputra.

Rute kirab dimulai dari Cawan Monas, melewati Jalan Medan Merdeka Barat sebelum akhirnya memasuki halaman Istana Merdeka.

Sesampainya di Istana, Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila turun dari Kereta Kencana Garuda Praba Yeksa untuk menyerahkan duplikat bendera Merah Putih dan naskah asli teks proklamasi, yang kemudian diletakkan di meja mimbar kehormatan.

Prosesi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga pengingat akan perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam menjaga kemerdekaan.

Di tengah sorak-sorai masyarakat yang memadati jalur kirab, momen ini menjadi wujud rasa syukur dan kebanggaan nasional yang mengikat seluruh anak bangsa dalam satu semangat: Indonesia Merdeka.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 3 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 32 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia