Perum Damri Hadirkan Layanan E-Ticketing
JAKARTA- Perum Damri bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meluncurkan E-Ticketing Damri Rute Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta. Peluncuran E-Ticketing dilaksanakan oleh Direktur Utama Perum Damri Setia N. Milatia Moemin dan Direktur Enterprise and Business Service Telkom Dian Rachmawan.
Setia N. Milatia Moemin mengatakan, sistem tiket elektronik ini bertujuan agar pelanggan semakin mudah memperoleh tiket Bus Damri, di sisi lain juga dapat meningkatkan kinerja perusahaan.
“Kami berharap agar masyarakat dapat mendukung sepenuhnya sistem tiket elektronik ini. Implementasi sistem tiket elektronik ini dilaksanakan secara bertahap dan dimulai dari layanan angkutan bandara Soekarno- Hatta (Soetta) untuk titik pemberangkatan dari Kemayoran, Bekasi, Rawamangun, dan Mangga Dua. Pada akhirnya, seluruh rute bandara nanti akan menerapkan sistem E-ticketing,” kata Setia saat penandatanganan kerjasama di Jakarta, Kamis (22/11).
Sementara, Dian Rachmawan menyampaikan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor telekomunikasi digital, TelkomGroup menyediakan infrastruktur IT dalam pengembangan sistem e-ticketing ini.
“TelkomGroup mengembangkan mobile apps, web reservation, backend system, bus validator, online payment, serta payment aggregator kartu prepaid untuk menunjang operasional E-ticketing Damri. Untuk mendapatkan ticket prepaid, pengguna dapat membayar dengan uang elektronik berbagai bank, uang elektronik T-money atau menggunakan channel pembayaran seperti TCASH,” jelas Dian.
Adapun pemanfaatan teknologi e-ticketing meliputi ticketing system (schedule management, fare management, passenger management, booking management, ticketing with barcode, revenue accounting and reporting), validation system (mobile validator), serta payment system (integrated to ticketing system, dan integrated gateway system).
Pemanfaatan teknologi dimaksud dapat dijadikan sebagai salah satu wujud dukungan terhadap program pemerintah yang sudah dicanangkan sebelumnya yaitu Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) untuk mendorong penggunaan transaksi non tunai oleh masyarakat dalam rangka mewujudkan cashless society. (man)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Tag Terpopuler
Terpopuler






