Sabtu, 4 April 2026

Skandal Perhiasan Tiffany & Co, Purbaya: Mayoritas Selundupan dari Spanyol

Penulis : Addin Anugrah Siwi
15 Feb 2026 | 13:25 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam wawancara cegat di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat (13/2/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam wawancara cegat di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat (13/2/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan di balik penyegelan tiga gerai perhiasan mewah Tiffany & Co di Jakarta oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebagian besar koleksi perhiasan di gerai tersebut diketahui masuk ke Indonesia secara ilegal dan tidak dilengkapi dokumen impor yang sah.

Purbaya menjelaskan bahwa tindakan tegas ini dilakukan setelah pihak perusahaan tidak mampu menunjukkan bukti kelengkapan dokumen kepabeanan saat diminta oleh otoritas terkait.

“Sebagian besar yang masuk itu, barangnya memang enggak bayar. Disuruh kasih lihat form perdagangannya, form impornya, segala macam, mereka enggak bisa tunjukkan,” ujar Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Purbaya, penelusuran awal menunjukkan bahwa barang-barang bernilai tinggi tersebut berasal dari Spanyol. Pola pelanggarannya beragam, mulai dari penyelundupan total hingga manipulasi nilai barang dalam dokumen impor (underinvoicing) agar pajak yang dibayarkan lebih murah.

Advertisement

“Memang itu barang Spanyol. Ada yang betul-betul selundupan, ada yang cuma bayarnya underinvoicing, itu kelihatan semua,” lanjut Menkeu.

Praktik ilegal ini disebut berdampak signifikan terhadap penerimaan negara. Purbaya menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat merugikan negara karena memangkas potensi pendapatan dari sektor Bea Cukai dan Pajak secara tidak adil.

“Ini message yang baik kepada pelaku bisnis yang enggak terlalu fair, yang menyulitkan saya, sehingga income-nya dari Bea Cukai dan Pajak turun,” tegasnya.

Menkeu juga mencium adanya indikasi keterlibatan oknum aparat dalam melancarkan aksi penyelundupan ini. Pihaknya berkomitmen untuk mendalami dugaan praktik kongkalikong tersebut seiring dengan langkah penataan internal di Kementerian Keuangan.

Skandal Perhiasan Tiffany & Co, Purbaya: Mayoritas Selundupan dari Spanyol
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta menyegel sebuah toko perhiasan di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Februari 2026. Penyegelan dilakukan karena toko tersebut diduga menjual barang bernilai tinggi (high value goods) yang tidak dilengkapi dokumen pemberitahuan impor. (B-Universe Photo/Yohannes Tohap Hotman Tobing)

“Sepertinya ada (praktik kongkalikong). Nanti kita lihat siapa yang terlibat,” kata Purbaya.

Meski sebagian pelaku usaha dilaporkan mulai menunjukkan itikad baik untuk melunasi kewajibannya pasca-penindakan, Purbaya memastikan proses hukum akan terus berjalan. “Sebagian dari insaf, katanya ada yang mau bayar,” ucapnya.

Penyegelan ini menjadi rangkaian dari aksi tegas Kanwil Bea Cukai Jakarta yang sebelumnya telah menutup paksa gerai perhiasan di kawasan Senayan pada Rabu (11/2/2026) atas dugaan pelanggaran dokumen impor barang mewah. Purbaya memperingatkan agar tidak ada lagi ruang bagi praktik serupa di masa depan.

“Ke depan, hal seperti itu enggak bisa dilakukan lagi,” pungkasnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Finance 18 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 30 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 31 menit yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh
Market 3 jam yang lalu

Harga CPO Melejit, Tren Naik Berlanjut

Harga CPO di Bursa Malaysia melejit, lanjutkan tren naik 5 pekan, didorong minyak nabati global dan lonjakan harga energi

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia